Jumat, 15 April 2011
Jumat, 18 Februari 2011
Belajar Dasar Fotografi
Belajar digital fotografi adalah sesuatu yang kompleks. Maka dari itu banyak orang mungkin kebingungan bagaimana cara belajarnya.. harus memulai darimana? nah post ini berupaya untuk memberikan langkah-langkah praktis dalam belajar fotografi.
Pertama-tama kita memerlukan kamera. Berdasarkan ukuran sensor, kamera terbagi dua, kamera saku dan kamera DSLR. Lalu apa bedanya kamera saku dan kamera DSLR? Saya cuma mampu membeli kamera saku, apakah saya tidak bisa belajar fotografi dengan kamera saku? Jangan takut, meski murah, kamera saku memiliki kelebihan tersendiri dan jangan jadikan halangan untuk belajar fotografi.
Kedua kita perlu belajar tentang eksposur cahaya. Inti dari fotografi adalah eksposur, atau total cahaya yang masuk ke dalam sensor peka cahaya. Karena cahaya tersebutlah, foto itu terbentuk. Peran kita sebagai fotografer adalah mengendalikan jumlah cahaya yang masuk dengan mengubah besarnya bukaan lensa, kecepatan rana dan ISO. Tiga elemen ini saya sebut sebagai segitiga emas fotografi.
Ketiga, kita tentu harus mempelajari kamera kita, terutama mode-modenya, pengukuran cahaya (metering) dan auto fokus. Keempat, kita perlu tahu apa itu kedalaman fokus (depth of field) dan apa faktor-faktornya. Kelima, kita harus tau bagaimana mengambil gambar yang tajam dan tidak kabur.
Keenam, kita harus mempelajari komposisi foto yang baik dan menarik. Ketujuh, kita harus mempelajari karakter cahaya terutama arah dan intensitas cahaya. Kedelapan, kita harus belajar antisipasi dan mengambil foto pada waktu yang tepat. Kesembilan, kita harus belajar bercerita lewat foto, entah dengan satu foto atau satu seri foto.
Kesepuluh, kita harus belajar mengolah foto dengan efek digital. Olah foto di era digital mudah dipelajari dan membuka bab baru dalam fotografi digital.
Demikian kira-kira runtutan belajar fotografi untuk pemula. Seperti yang Anda lihat, masih banyak tulisan yang saya bisa bahas dari tiap langkah tersebut. Fotografi merupakan ilmu yang berkembang begitu pesat dan tidak ada habisnya, namun bila menemui kesulitan, harap jangan menyerah dan pelajari dan terus praktekkan.
Pertama-tama kita memerlukan kamera. Berdasarkan ukuran sensor, kamera terbagi dua, kamera saku dan kamera DSLR. Lalu apa bedanya kamera saku dan kamera DSLR? Saya cuma mampu membeli kamera saku, apakah saya tidak bisa belajar fotografi dengan kamera saku? Jangan takut, meski murah, kamera saku memiliki kelebihan tersendiri dan jangan jadikan halangan untuk belajar fotografi.
Kedua kita perlu belajar tentang eksposur cahaya. Inti dari fotografi adalah eksposur, atau total cahaya yang masuk ke dalam sensor peka cahaya. Karena cahaya tersebutlah, foto itu terbentuk. Peran kita sebagai fotografer adalah mengendalikan jumlah cahaya yang masuk dengan mengubah besarnya bukaan lensa, kecepatan rana dan ISO. Tiga elemen ini saya sebut sebagai segitiga emas fotografi.
Ketiga, kita tentu harus mempelajari kamera kita, terutama mode-modenya, pengukuran cahaya (metering) dan auto fokus. Keempat, kita perlu tahu apa itu kedalaman fokus (depth of field) dan apa faktor-faktornya. Kelima, kita harus tau bagaimana mengambil gambar yang tajam dan tidak kabur.
Keenam, kita harus mempelajari komposisi foto yang baik dan menarik. Ketujuh, kita harus mempelajari karakter cahaya terutama arah dan intensitas cahaya. Kedelapan, kita harus belajar antisipasi dan mengambil foto pada waktu yang tepat. Kesembilan, kita harus belajar bercerita lewat foto, entah dengan satu foto atau satu seri foto.
Kesepuluh, kita harus belajar mengolah foto dengan efek digital. Olah foto di era digital mudah dipelajari dan membuka bab baru dalam fotografi digital.
Demikian kira-kira runtutan belajar fotografi untuk pemula. Seperti yang Anda lihat, masih banyak tulisan yang saya bisa bahas dari tiap langkah tersebut. Fotografi merupakan ilmu yang berkembang begitu pesat dan tidak ada habisnya, namun bila menemui kesulitan, harap jangan menyerah dan pelajari dan terus praktekkan.
Selasa, 08 Februari 2011
Ungkapan Hati Jatmiko Kepada Seorang Gadis Berkerudung Abu-Abu
Kenapa hal ini selalu aku alami...Lagi,lagi,&lagi……….?
Kenapa setiap aku mencintai
Kenapa setiap aku menyayangi
Kenapa setiap aku ingin memilikimu
Kalian selalu pergi tinggalkan aku…?
Kalian semua pergi tanpa ada 1 alasan yang membuatku mengerti,kenapa kalian harus meninggalkanku.
Entah itu kamu,dia,atau yang lainnya.Aku rasa kalian semua sama…Dan aku hanya ingin…!!!Lihatlah diri ini yang berusaha memahami,berusaha mencari apa arti dari sebuah kata cinta…!Cinta itu apakah dalamnnya tidak dapat diukur dengan apapun…?Mungkin iya,mungkin juga tidak.
Sepenggal bait tentang arti cinta dibawah ini…
Dalamnya cinta tidak dapat diukur dengan apapun…
Karena cinta hanya terungkap lewat perasaan saja tidak dengan wujud apapun juga
Cinta adalah senang,damai,bahagia,pengertian dan pengorbanan.
Bukan cuma materi atau waktu yang perlu dikorbankan,tapi juga perasaan dan harga diri…!!!
Cinta tidak mengenal kapan,dimana dan pada siapa cinta itu akan tumbuh…
Cinta tidak mengenal kedudukan atau jabatan
Karena cinta hanya mengenal tentang kesetiaan tanpa adanya suatu kebohongan…
Dan “ITULAH ARTI SEBUAH CINTA”…
Tapi semua itu apakah akan tetap berlaku disaat aku dan dirimu telah berada dalam suatu ikatan yang telah direstui…
???????????????????????????
Entah,apalagi yang harus aku lakukan untuk mendapatkanmu….Banyak laki-laki yang terpikat apabila melihat sosok cantik berkerudung abu-abu.!!!dan apakah saat ini aku harus terus menunggu,menunggu,dan menunggu dia untuk dimiliki orang lain yang mungkin lebih disayangginya,dicintainnya,dan lebih di perhatikan…Apakah aku harus ikhlas kembali menerima keadaan ini…???aku sendiri pun tak tahu,dia mungkin tak pernah memikirkan aku apalagi menannyakan tentang diriku…Ya,ya buat apa bertanya tentang kehidupan seorang anak petani yang setiap hari hanya membajak sawah dan mencangkul di ladang padi…Ah,biarlah waktu yang membawa kabar itu sementara aku masih bergulat dengan keadaan,dosa,pikiran,setan-setan pembawa nafsu dan lainnya…menunggu “Timing”adalah sebuah penantian yang tertunda,itu sebabnya aku menunggu “Timing” karena sahabat paling baik dari kebenaran adalah “Timing”,musuhnya yang paling besar adalah “Prasangka”dan pengiringnya adalah “Kerendahan Hati”…
Kutuliskan sajak,bait,ungkapan ini untuk seorang gadis yang berlayar didaratan Undang-undang,serta panjangnya baris kalimat yang berisi pasal & ayat…Tertata rapi dalam sebuah buku yang disebut “KUHP”& “AL-QUR’AN”…Aku berdoa dalam simpuhku,tertunduk lesu pada sang illahi semoga ia bisa mengerti akan diriku yang mengharapkannya…Amiiiinnnn Ya Robbal Alamin
Langganan:
Postingan (Atom)

